SIROH NABAWI GLOBAL (bagian 2)

 
FASE MADINAH
*        622 MASEHI
Bertepatan dengan 16 September 622 Masehi atau 1 Robiul Awwal tahun 1 Hijriyah merupakan babak awal perjuangan Nabi dan sahabatnya. Nabi SAW dan Abu Bakar ra tiba di Madinah di daerah Quba’. Beliau tinggal di Quba’ selama 22 malam (sebagian ahli sejarah mengatakan 4 hari yaitu Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis) dan tiba di Yatsrib, yang selanjutnya dikenal dengan Madinah pada hari Jum’at. Disitulah Nabi mendirikan masjid pertama yang bernama Masjid Quba’. Di Madinah inilah Nabi SAW mulai menyusun
kekuatan untuk terus menyebarkan dakwah Islam. Diantara hal penting yang dilakukan Nabi dalam mentarbiyah para sahabatnya adalah mengajak mereka berperang. Tercatat, selama 10 tahun Nabi di Madinah, terjadi 27 ghazwah dan 47 sariyah. Berarti dalam setahun terjadi 7-8 kali ghazwah dan sariyah. Maka hampir sebagian besar catatan sejarah Nabi SAW berkisar pada kisah-kisah kepahlawanan dalam Jihad Fi Sabilillah. Jika di Mekkah Nabi berkonsentrasi pada pembinaan akidah dan memantapkan kebenaran Islam, maka di Madinah -selain pembinaan akidah- Nabi menekankan pada pembinaan hukum dan ibadah. Ayat-ayat yang turun lebih banyak bersifat perintah dan larangan,


*        622 MASEHI
28 Juni 622 M kiblat berpindah ke Ka’bah (Mekkah) dari Masjid Al Aqsho (Palestina)

*        623 MASEHI
-         Pengutusan sariyah Hamzah (Romadhon 1 H) tujuannya adalah mencegat kabilah unta Quraisy yang datang dari Syam.
-         Pengutusan Sariyah Ubaidah bin Al Harits ( Syawal 1 Hijriyah)
-         Pengutusan pasukan Sa’ad bin Abi Waqqosh ke Al Kharror (Dzulqo’ah 1H )
-         Terjadi Perang Abwa (Safar 2H)
-         Terjadi Perang Abwath (Robiul Awwal 2H)
-         Terjadi Perang Safwan (Robiul Awwal 2H)
-         Terjadi Perang Dzul Usairoh (Jumadil awwal dan Jumadil Akhir 2H)
-         Terjadi Perang Waddan
-         Terjadi Perang Badar Sughro
-         Sariyah Abdulloh bin Jahsyi (Rajab 2H)

*        624 MASEHI
-         Terjadi Perang Badar Kubro. Ini adalah perang besar pertama antara kaum muslimin dengan kaum musyrikin, antara 303 pasukan muslimin melawan ±1000 pasukan musyrikin (Romadhon 2H). Kemenangan berada di pihak kaum muslimin, ada 70 orang terbunuh dari pihak musuh, termasuk Abu Jahal, dan 70 orang tertawan, sedang kaum muslimin yang gugur 14 orang.
-         Terjadi Perang Qorqorotul Qudr (awal Syawal 2H)
-         Disyariatkannya Shaum Romadhon
-         Disyariatkannya sholat Ied
-         Terjadi Perang Bani Qainuqa (awal Syawal 2H)
-         Terjadi Perang Syawiq. Disebut Syawiq karena ceceran gandum yang disebarkan penduduk Madinah pinggiran (Dzulhijjah 2H)
-         Perang Dzi Ammar, merupakan perang terbesar yang dipimpin Rosululloh sebelum perang Uhud
-         Terjadi eksekusi terhadap seorang Yahudi bernama Ka’ab bin Al Asyraf (Robiul Awwal 3H)
-         Perang Buhran (Robiul Akhir 3H)
-         Pengiriman sariyah Zaid bin Haritsah (Jumadil Akhir 3H)

*        625 MASEHI
-         Terjadi Perang Uhud. Dalam perang ini kaum muslimin mengalami sedikit kekalahan akibat ketidakpatuhan pasukan panah kepada Rosululloh. Dari pihak muslimin yang gugur 70 orang, termasuk paman Nabi yaitu Hamzah bin Abdul Mutholib, sedangkan kaum musyrikin 13 orang (Syawal 3H)
-         Terjadi perang Hamraul Asad. Ini merupakan kelanjutan dari Perang Uhud. Rosululloh berniat mengejar pasukan Abu Sofyan dan mengancam akan mendatangkan pasukan yang lebih besar untuk membalas kekalahan di Perang Uhud. Namun Abu Sofyan tidak berani melayaninya.
-         Pengiriman sariyah Bi’r Ma’unah. Terjadi peristiwa tragis di Ar Raji’ dan Bir Ma’unah. Seluruh sahabat yang diutus Nabi dibunuh, termasuk Khubaib bin Adi yang mati di kayu salib.
-         Pada tahun 3H ini Rosululloh menikahkan putrinya Ummu Kultsum dengan Utsman bin Affan. Pada tahun ini pula Rosululloh menikahi Hafsah binti Umar.
-         Terjadi perang melawan Bani Nadhir. Rosululloh mengepung mereka setelah mereka mengkhianati perjanjian antara mereka dengan kaum muslimin, mereka berencana membunuh Rosululloh. Namun Jibril memberitahukan hal itu. Pada tahun ini pula keluar larangan khamr. (Robiul Awwal 4H)
-         Terjadi perang Najd, yaitu perang melawan Bani Tsa’lab dan Bani Muharib di Gahtafan yang berada dibawah pimpinan Du’tsur.
-         Perang Badar kedua, bersama 1500 pasukan Nabi ke Badar untuk menuntaskan perlawanan orang Quraisy pasca Perang Uhud. Namun, karena pasukan Quraisy yang ditunggu tak datang mereka kembali ke Madinah.

*        626 MASEHI
Terjadi Perang Daumatul Jandal (Rabiul Awwal 5H)

*        627 MASEHI
-         Terjadi Perang Khandak/Perang Parit. Ide perang ini berasal dari sahabat Salman Al Farisi. Dalam perang ini, kaum Musyrikin yang merupakan koalisi dari berbagai suku (termasuk kaum munafikun) mendapatkan kekalahan total akibat angin topan dan hawa dingin yang memporakporandakan mereka. Akhirnya mereka pulang dengan membawa kekalahan (Syawal 5H)
-         Perang melawan Bani Khuraizhah karena mereka membantu pasukan Ahzab padahal ada perjanjian damai antara mereka dengan kaum muslimin. Akhirnya Rosululloh memutuskan untuk mengepung mereka dan membunuh seluruh laki-laki Yahudi dan menawan wanita serta anak-anak. Jumlah yang dipenggal sekitar 600 – 700 orang. (Dzulqo’dah 5H)
-         Perang melawan Bani Lahyan. Mereka adalah kaum yang pernah berkhianat dalam peristiwa Ar Raji’ dan Bi’r Ma’unah dengan membunuh seluruh utusan Nabi yang datang untuk mengajarkan Al Qur’an. (Rabi’ul Awwal 6H)
-         Perang melawan Bani Musthaliq. Rosululloh SAW menyerang mereka setelah mendengar pemimpin mereka Al Harits bin Abu Dhirrar mengumpulkan pasukan untuk menyerang kaum muslimin. Kaum muslimin berhasil mengalahkan mereka dan menawan diantaranya serta merampas harta mereka. Diantara tawanan itu adalah Barrah anak pemimpin mereka. Lalu Nabi menikahinya, dan tatkala kaumnya mendengar anak pemimpin mereka dinikahi Nabi, mereka pun masuk Islam (Sya’ban 6H)
-         Terjadi peristiwa dusta yaitu fitnah yang disebarkan oleh Abdullah bin Ubay yang menyatakan Aisyah berselingkuh dengan Shafwan bin Mu’aththal karena berjalan beriringan (Shafwan berjalan di depan sedang Aisyah di belakang menunggangi unta Shafwan). Namun Alloh akhirnya menurunkan ayat yang membersihkan Aisyah dari semua tuduhan keji ini. Orang yang terlibat dalam penyebaran berita ini dihukum cambuk 80 kali, mereka adalah Misthah bin Utsatsah, Hamnah binti Jahsyi, dan Hasan bin Tsabit.
-         Pada tahun ini turun ayat yang berkaitan dengan hijab wanita muslimah (jilbab).
-         Perang melawan Bani Zu Qird (Jumadil Ula 6H)
-         Pengiriman sariyah Ukasyah (Rabiuts Tsani 6H)
-         Pengiriman sariyah Zaid bin Haritsah ke Al A’ish (Jumadil Ula 6H)
-         Pengiriman sariyah Zaid bin Haritsah untuk kedua kalinya.
-         Pengiriman sariyah Abdulloh bin Rawahah (Ramadhan 6H)

*        628 MASEHI
-         Terjadi Perjanjian Hudaibiyah antara Rosululloh dengan kaum Musyrik Quraisy untuk tidak saling mengganggu dan berperang selama 10 tahun (Senin, 1 Dzulqa’dah 6H)
-         Rosululloh mengajak bangsa Persi & Romawi untuk masuk Islam (Muharram 7H)
-         Rosululloh menikahi Ummu Habibah, putri Abu Sofyan (Jumadil Awwal 7H)
-         Terjadi Perang Khaibar. Kaum muslimin berhasil mengepung benteng Yahudi, Khaibar. Namun orang Yahudi nekat bertahan di dalamnya sehingga kaum muslimin menebang pohon kurma hingga mereka menyerah. Rosululloh SAW memutuskan untuk mengusir Bani Nadhir dari perkampungan mereka dan kaum muslimin memperoleh ghanimah yang sangat banyak

*        629 MASEHI
-         Pada tahun ini tiga tokoh Quraisy masuk Islam, yaitu Khalid bin Walid, Amru bin Ash, dan Utsman bin Abi Thalhah.
-         Nabi dan kaum muslimin melakukan Umratul Qadha’ (Dzulqa’dah 7H)
-         Terjadi Perang Mut’ah. Sebuah peperangan antara kaum muslimin berpasukan 3000 orang dengan Romawi berpasukan 200.000 orang. Meski pasukan muslimin tidak berhasil mengalahkan mereka dalam arti memukul mundur mereka, namun para pakar militer dan ahli sejarah sepakat bahwa kemampuan kaum muslimin untuk melakukan Insihab (mundur dengan teratur) dalam posisi terkepung merupakan kemenangan yang tiada bandingnya. Dalam perang ini Abdulloh bin Rawahah, Zaid bin Tsabit, dan Ja’far bin Abi Thalib gugur.
-         Pengiriman sariyah Zatus Salasil (Jumadil Akhir 7H)
-         Pengiriman sariyah Abu Qatadah ke Kharirah (Sya’ban 8H)

*        630 MASEHI
-         Rasululloh berhasil membuka kota Makkah dan menghancurkan seluruh berhala yang ada di sekitar Ka’bah. Peristiwa ini dikenal dengan Fathu Makkah (Ramadhan 8H). beliau di Mekkah hingga 6 Syawal 8H
-         Terjadi Perang Hunain antara kaum Muslimin dengan kaum musyrikin di lembah Hunain. Dalam perang ini kaum muslimin datang dengan jumlah pasukan yang sangat banyak dan persenjataan lengkap sehingga kaum muslimin tertipu oleh kekuatan fisik mereka. Alloh memberi pelajaran kepada mereka dengan keberanian musuhnya hingga pasukan muslimin tercerai berai. Namun dengan izin Alloh, kaum muslimin berhasil mengalahkan mereka dan memperoleh ghanimah yang banyak (10 Syawal 8H)
-         Pada tahun ini juga terjadi perang Thaif. Mereka adalah sisa-sisa musuh yang melarikan diri dari perang Hunain. Dalam perang ini Rosululloh melempari mereka dengan anak  panah dan manjaniq (pelempar batu).
-         Ibrahim Putra Rosululloh dari Maria Al Qibtiyah lahir
-         Pada tahun ini juga putri sulung Rosululloh, Zainab, meninggal dunia akibat rasa sakit karena terjatuh dari unta. Padahal saat itu ia sedang hamil.
-         Pengiriman sariyah Uyainah bin Hish Al Fazary ke Bani Tamim. (Muharram 9H)
-         Pengiriman pasukan Quthbah bin Amr ke Khuts’am (Safar 9H)
-         Pengiriman pasukan Adh-Dhahak bin Sufyan ke Kilab (Rabiul Awwal 9H)
-         Pengiriman sariyah Al Qamah bin Mujazziz Al Mudlij ke Habasyah (Rabiul Akhir 9H)
-         Pada bulan ini juga pengiriman sariyah Ali bin Abi Thalib ke Fals
-         Terjadi Perang Tabuk. Pasukan perang ini terkenal dengan pasukan Jaisul Usrah, yaitu pasukan yang berada dalam kelelahan luar biasa karena terjadi pada muslim paceklik dan udara panas padang pasir. (Rajab-Ramadhan 9H)

*        631 MASEHI
-         Abu Bakar As Siddiq melaksanakan haji ke Makkah (Zulhijjah 9H)
-         Pengiriman sariyah Khalid bin Walid ke Bani Harits (Rabiul Awwal 10H)
-         Meninggalnya Ibrahim putra Rasululloh
-         Pengutusan Ali bin Abi Thalib ke Yaman (Ramadhan 10H)

*        632 MASEHI
-         Rosululloh melaksanakan Haji Wada. Kaum muslimin yang ikut ±114.000 dan ini adalah haji terakhir bagi Rosululloh (Dzulhijjah 10H)
-         Rosululloh menyiapkan pasukan Usamah untuk pergi ke Negeri Syam (Safar 10H)
-         9 Juni 632M wafatnya Rosululloh SAW pada hari senin, 12 Rabiul Awwal 11H dalam usia 63 tahun lebih empat hari.


REFERENSI:
-         Ar Rakhiqum Makhtum. Syaikh Safiyur Rakhman Al Mubarakfury
-         Khulashah Nurul Yaqin. Umar Abdul Jabbar
-         Mukhtashar Minhajul Qasidin. Ibnu Qudamah
-         At Tarikh Al Islami. Mahmud Syakir
-         Ensiklopedi Islam
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "SIROH NABAWI GLOBAL (bagian 2)"

subhanallah..
sungguh mulia rasulku ini.
perfect.

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top